.jpeg)
..
.jpg)
Usia padi baru satu minggu setelah tanam,namun kondisinya sangat menghawatirkan.kuning dan seperti mau mati.Semua nggota kelompok SLPO Makamenggit mengeluh bahkan menyesalkan .mengapa harus tanam pola SRI ? Padahal jika tanam seperti yang nenek moyang wariskan tidak akan merana begitu.
“Handuka Eti begini, lebih baik digiling ulang terus tanam kembali biar kita rugi waktu.masa lahan belajar pertumbuhan padinya ,memalukan.” itulah yang dilontarkan oleh beberapa petani.
Entah kata-kata apalagi waktu itu yang dilontarkan sebab dalam bahasa daerah yang belum dipahami Wajar mereka memiliki pandangan seperti itu sebab tanam padi pola yang diterapkan hal baru
.jpg)
Menurut mereka biasanya tanam padi antara lima atau enam anakan hingga usia satu minggu sudah kelihatan hijau. Sedangkan ini sangat berbeda dengan kebiasaan mereka..
Seiring berjalannya waktu,masuk usia tiga minggu tanaman padi tumbuh subur dan hijau sudah ada enam anakan rata-rata selanjutnya semakin bertambah,hingga puncaknya pada minggu ke 14,sudah 78 anakan dalam satu rumpun.,padahal hanya tanam satu anakan saja.
Kata-kata sindiran ,makian entah ke mana perginya. Berunah jadi hammu eti.Ada kebanggaaan yang mereka lakukan selama ikut program sekolah Lapang pertanian organik di Makamenggit.
Adalah satu konsekwensi yang harus diterima disaat kita menghadapi para petani dengan tingkat pengetahuan yang berbeda.Tidak mudah merontokan paradigma lama dalam sekejap. Hanya dengan keuletan ,pendekatan yang ikhlas. Serta penyampaian dengan bahasa petani agar cepat dipahami oleh mereka.
.jpg)
.
Hakudu-hakudu jadi hammu eti juga hehehehehe..
(Catatan tercecer di Bumi Marapu) terima kasih buat : Pak Iskandar Saher,pak Naftali Djoru,pak Heinrich Dengi pak Ignas Kunda,pak John Taena,,pak Leonardo Ratuwalangon,,@Feri IPPHTI,pak Kustiwa Adinata.(IPPHTI Nasional).
Hakudu-hakudu jadi hammu eti juga hehehehehe..
(Catatan tercecer di Bumi Marapu) terima kasih buat : Pak Iskandar Saher,pak Naftali Djoru,pak Heinrich Dengi pak Ignas Kunda,pak John Taena,,pak Leonardo Ratuwalangon,,@Feri IPPHTI,pak Kustiwa Adinata.(IPPHTI Nasional).
Salam Organik untuk Sumba..
Rahmat Adinata, Waingapu 10/9/14....
Hakudu : sedikit
Hammu eti : Baik hati